Resmob Polri Amankan Daging Beku 9Ton

banner 468x60

JAKARTA, BERITA BANGKA – Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri berhasil menggagalkan peredaran daging beku impor yang sudah tidak layak konsumsi. Sebanyak 9 ton daging kedaluwarsa disita petugas karena diduga kuat akan didistribusikan ke pasar-pasar tradisional menjelang perayaan Idul Fitri.

Upaya tegas ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak sehat di tengah meningkatnya kebutuhan stok daging selama bulan Ramadhan dan Lebaran.

Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi, mengonfirmasi bahwa penindakan ini dilakukan setelah adanya laporan terkait aktivitas mencurigakan dalam distribusi pangan. Dalam operasi tersebut, polisi mencegat tiga unit truk yang memuat total 9 ton daging beku asal luar negeri.

“Kami telah menindak pihak yang mengedarkan daging beku impor kedaluwarsa ke pasar tradisional. Daging ini rencananya dijual untuk konsumsi masyarakat yang bersiap merayakan Lebaran,” ujar Teuku Arsya dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Saat ini, seluruh barang bukti beserta para terduga pelaku telah dibawa ke markas Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami dari mana asal daging tersebut dan sudah sejauh mana jaringan distribusinya menyebar.

Waspada Jaringan Distribusi Pangan Ilegal

Pihak kepolisian belum memberikan rincian lebih detail mengenai identitas pelaku karena proses penyidikan masih berjalan. Namun, fokus utama saat ini adalah melacak apakah ada gudang atau jaringan lain yang terlibat dalam praktik serupa.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri yang tergabung dalam Satgas Sapu Bersih (Saber) Pangan. Satgas ini bertugas memantau

Stabilitas harga pangan di pasar.

Keamanan dan kualitas mutu bahan makanan.

Ketersediaan stok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Cara Cek Daging Beku Layak Konsumsi

Menanggapi temuan ini, masyarakat diimbau untuk lebih teliti saat membeli daging beku di pasar tradisional maupun swalayan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Warna Daging: Daging sapi yang sehat biasanya berwarna merah segar, tidak pucat atau kehitaman.

Bau: Hindari daging yang mengeluarkan aroma asam atau busuk yang menyengat.

Label Kedaluwarsa: Pastikan memeriksa tanggal pada kemasan (jika ada) dan pastikan segel plastik tidak rusak.

Kondisi Bunga Es: Jika terdapat terlalu banyak bunga es yang berwarna keruh di dalam kemasan, ada kemungkinan daging sudah terlalu lama disimpan atau pernah mencair lalu dibekukan kembali.

Penindakan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran tanpa rasa khawatir terhadap kualitas pangan di pasaran. (*)

Pos terkait

banner 468x60