“Cabut seluruh IUP di darat maupun IUP di laut Pulau Lepar Pongok”, jelas Mastono. Ketua BPD ini juga mengatakan saat ini aktivitas pertambangan timah di Desa Tanjung Labu tidak beroperasi lagi pasca kejadian 1 Februari 2020 yang lalu.
Berangkat Sejak Pagi Melewati Jalur Laut
Ratusan masyarakat peserta unras didampingi Kepala Desa (Kades), Rusli dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Mastono beserta aparatur desa sudah mulai berkumpul untuk menggelar aksi ke gedung mahligai DPRD Basel sejak jam 02.30 WIB dinihari.
Peserta unras berangkat ke kantor DPRD menggunakan mobil truk melewati dermaga Desa Penutuk menuju ke Pelabuhan Sadai, Kecamatan Tukak Sadai. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju ke gedung mahligai DPRD Basel dengan menggunakan 8 unit bus.
Selain aksi unras ke DPRD Basel, aksi juga berlanjut ke kantor DPRD Babel pada Senin (10/2) siang.
Polres Basel Kerahkan 60 Personil
Sementara itu jajaran Polres Bangka Selatan mengerahkan 60 orang personil guna mengamankan aksi unjuk rasa masyarakat ini.
Hal itu terkonfirmasi melalui keterangan Kapolres Bangka Selatan AKBP S Ferdinand Suwarji pada Senin 10 Februari 2020 siang.
“Kita menerjunkan 60 orang personil,” kata Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga ikut mendampingi peserta unras yang menggelar aksi di kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Kota Pangkalpinang.























