Budi Komitmenkan Pembangunan Empat Dermaga Dan Pelebaran Jalan Sesuai Spek

banner 468x60

BERITA BANGKA.COM, BANGKA SELATAN–

Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRHUB) Kabupaten Bangka Selatan, akan berkomitmen menjamin pembangunan, empat dermaga dan pelebaran Jalan di daerah Lepar Pongok, Tanjung Labu, Sadai, Penutuk, sesuai dengan spesifikasi dan tenggat waktu yang sudah disepakati.

Proyek yang menyerap Dana Anggaran Miliaran Rupiah tentu jadi atensi khusus untuk pelaku proyek agar tak terjadi penyelewengan pengerjaan meskipun ada kawalan dari Kejaksaan dan Konsultan.

Apakah hal itu bisa dibuktikan?

Kepala Bidang Perhubungan Laut PUPRHUB, Budi Heryansyah, mengatakan akan berkomitmen penyelesaian pekerjaan itu tepat waktu, dan sudah di backup Konsultan dan diawasi pengerjaannya oleh pihak Kejaksaan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami jamin pembangunan empat dermaga ini sesuai kontrak kerja dan spesifikasi yang telah ditetapkan sebab selain ada konsultan kita juga diawasi oleh pihak Kejaksaan,”kata Budi kepada Berita Bangka.com, Jumat (24/9/2021).

Selanjutnya Budi menuturkan. Bahwa tiang pancang sudah tiba dilokasi pembangunan yaitu Desa Penutuk, akan tetapi pengerjaan belum dilakukan.

“Tiang pancang sudah datang dilokasi namun belum di bongkar,”katanya.

Budi menjelaskan pembangunan rehabilitasi dermaga ini untuk, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan konektivitas antar pulau yang berada di wilayah itu.

“Kegiatan ini sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil( RZWP3K ) karena itu merupakan persyaratan teknis,” tandasnya.

Dirinya berharap kerjasama dengan pihak terkait dapat berjalan dengan baik karena dermaga ini akan menampung kapal jenis Feri dan Roro yang layak untuk mengangkut penumpang atau masyarakat diketahui selama ini alat penyebrangan masyarakat sekitar terbilang dibawah standar.

“Setelah selesai kita akan mendatangkan kapal jenis Roro atau Feri karena saat ini masyarakat masih mengunakan kapal kayu sebagai transportasi laut yang keamanannya kurang terjamin,” pungkasnya.

Dilansir sebelumnya Kegiatan proyek tersebut dikerjakan oleh lima perusahaan yang berbeda di antaranya dermaga plengsengan Tanjung Gading dikerjakan oleh PT Cahaya Sriwijaya Abadi, dengan nilai kontrak Rp11.173.655.000. Dermaga rakyat Penutuk dikerjakan oleh PT Berkat Serasan Mandiri, dengan nilai kontrak Rp 11.220.125.000. Dermaga rakyat Pongok dikerjakan oleh CV Tegar Bermana Const, dengan nilai kontrak Rp 2.799.990.000. Dermaga ponton apung pelabuhan Sadai dikerjakan oleh PT Menara Gading Sakti, dengan nilai kontrak Rp 3.941.189.000. Proyek jalan lingkungan dan areal parkir (fasilitas darat_red) pelabuhan Sadai dikerjakan oleh CV Cahaya Utama, dengan nilai kontrak Rp 1.217.663.000.

Target sebelum akhir tahun 2021 proyek tersebut sudah selesai dikerjakan oleh masing-masing perusahaan sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam kontrak kerja. Karena pada tanggal 27 Desember 2021 kontrak kerja dari lima proyek tersebut sudah berakhir. Tanda tangan kontrak kerja dari lima perusahaan yang mengerjakan kegiatan proyek itu dimulai pada tanggal 15-19 Juli 2021.

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250