Selain itu, kata dr Hakim, terkait untuk alat Rapid Test, Dinas Kesehatan hanya memiliki sebanyak 300 alat Rapid Test.
“Sudah digunakan sebanyak 285 Rapid Test. Kita gunakan untuk pemeriksaan ODP maupun tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan ODP. Untuk hasil kemarin didapat satu positif dari hasil Rapid Test, namun yang bersangkutan sudah dibawa ke gedung diklat,” ucapnya.
Dia menambahkan, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang nantinya akan mendapat bantuan sebanyak 400 Rapid Test dari Provinsi Bangka Belitung.
“Ini diharapkan, dengan adanya Rapid Test minimal bisa menambah kepercayaan terhadap petugas kesehatan untuk masa pemantauan terhadap ODP. Jika hasilnya negatif petugas akan merasa tenang walaupun nanti pada hari ke 10 akan dilakukan test selanjutnya,” jelasnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat Kota Pangkalpinang untuk selalu menggunakan masker dalam mencegah penyebaran Covid-19.
“Kita cukup gunakan masker dari bahan kain, namun perlu penambahan tisu sebagai antisipasi daya serap virus agar tidak langsung masuk kedalam paru-paru,” imbuhnya.




