BERITA BANGKA.COM, MUNTOK–
Pelatih Kesebelasan sepak bola Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Surtiarto atau Pak To panggilan akrabnya, kecewa dengan perekrutan pemain yang akan dijadikan tim Kabupaten Bangka Barat untuk Porprov 2023 mendatang. Kamis (7/10/2021) di sekretariat KONI Kecamatan muntok.
Setelah mendatangi Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bangka Barat Surtiarto, mengatakan kedatangan ke Kantor KONI guna untuk mengembalikan medali emas yang telah diraih Tim kesebelasan pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) ke – III Bangka Barat, September kemarin.
“Menurut saya, mengembalikan medali ini dipicu rasa kecewa, karena pemain dari Tim yang tidak juara dan tidak masuk semifinal pada saat kompetisi di Porkab ke – III, cabor sepak bola, malah lebih banyak masuk ke dalam list seleksi pemain, sementara itu yang dari tim kesebelasan Simpang Teritip yang terpilih hanya 7 orang,” kata Surtiarto kepada Berita Bangka.com (7/10).
”Saya bukan ingin banyaknya pemain yang terpilih dari Simter, permasalahan, sebenarnya adalah kalau kesebelasan Simter mengatakan jadi juara, kenapa tim yang tidak masuk semi final yang tidak juara, malah banyak pemain yang masuk lebih banyak dari Simter, Nah itu masalahnya? Nah, saya bertindak seperti ini Karena demi anak-anak, kalau berbicara kecamatan, saya membela kecamatan, kalo saya berbicara kabupaten, saya membela anak-anak dari semua kecamatan yang ada di Se-kabupaten, kalo di Provinsi ya saya membelalah Provinsi,” tandasnya.
Pelatih Simter Surtiarto, menjelaskan karena sudah ada tim talent scouting, seharusnya yang dipilih adalah pemain yang berkualitas.
“Namun masalah tersebut kita sudah selesai. Saya berharap bila memang list pemain belum fix, nantinya akan ada seleksi terbuka, apalagi bila pelatihnya nanti Lapril AS yang sudah pernah menangani PS Bangka, namun jika kredibilitas, sebagai pelatih yang telah diuji disitulah, ketika saat dalam memilih pemain di setiap kecamatan, Se- Kabupaten” ungkapnya.
























