“Uangnya saya gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” jelasnya.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Sapta Qodria Muafi SH saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi terkait masalah ini.
“Ke depan kami (KPAD) akan mengeluarkan kajian-kajian maupun masukan ke pemerintah.
Agar dapat mengurangi permasalahan-permasalahan tentang anak, terlagi kami tupoksinya sebagai pengawasan dan perlindungan anak di Bangka Belitung,” tukasnya.




















