Lestarikan Dambus, Bujil Sani: Dambus Hampir Punah

Dambus kenangan masa
banner 468x60

BANGKA SELATAN – Pertunjukan seni Dambus di Balai Wisata Simpang Lima, Toboali, Bangka Selatan berlangsung meriah pada Sabtu (20/8/2022) malam. Mulai dari anak muda sampai kalangan orang tua bertandang menyaksikan pertunjukan yang dimainkan secara apik oleh para pelaku seni Kenangan Masa Bangka Selatan.

“Dambus biasanya dimainkan pada acara tertentu, seperti acara pernikahan, syukuran anak atau cukuran, namun malam ini kita tampilkan agar masyarakat tau bahwa ada banyak pecinta Dambus di Bangka Selatan,” kata Ketua Kenangan Masa, Bujil Sani (20/8).

Menurut Bujil Sani Dambus hampir punah keberadaannya, hal itu beralasan lantaran penerus dari pemain dambus saat ini agak kurang diminati.

“Kita ketahui Dambus selama ini hampir punah karena terkendala dari segi pemain dan regenerasi pemain muda belum ada untuk meneruskan seni Dambus,” katanya.

Bujil Sani menjelaskan seni berdambus tidak ada unsur erotis, seni berdambus merupakan seni berpantun dan tari campak.

“Pada dambus diketahui tidak ada goyang goyang erotis jadi kita sangat menyayangkan apabila Dambus sampai hilang di Bangka Selatan khusunya Bangka Belitung,” katanya.

Dengan rasa tumbuhnya kecintaan terhadap budaya dan seni Dambus Bujil mengajak masyarakat agar lebih melestarikan dambus.

“Jadi kami sangat ingin menumbuhkan semangat baru, inilah budaya seni kita yang pertama karena disini banyak unsur agama. Disini juga menampilkan pantun. Pantun nasehat, dengan syair syair pantun itulah membuat hanyut dalam suasana,”ungkap Bujil.

Kenangan masa terbentuk 5 tahun silam, dengan berbekal peralatan seadanya tak menyurut pelaku seni dambus berkarya. Turun temurun anak pelaku seni dambus diwariskan bakat tersebut hingga sekarang.

“Kita sudah 5 tahunan membentuk dambus kenangan masa. Akan tetapi sebelumnya ada pemain lebih tua yang melestarikan dambus di Bangka Selatan. Dan para pemain ini merupakan anak dari pemain dambus sebelumnya. Saya berharap dilestarikanlah karna ini merupakan salah satu termasuk dalam adat budaya, saya harapkan juga kepada anak muda Bangka Selatan untuk selalu mencintai Dambus bukan hanya akustik saja,” katanya.

Peran serta dukungan dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Basel terhadap pelaku seni pun ungkap Bujil sejauh ini selalu mengakomodir pada setiap kegiatan.

“Dan untuk Dinas Pariwisata sendiri saat ini kita direspon baik, malah disiapkan wadah untuk melakukan aksi seni di Balai Wisata. Misalkan juga ada para pemuka adat Melayu ingin mengisi pertunjukan bisa disini,” kata Bujil.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bangka Selatan Muhammad Ikbal sangat apresiasi terhadap antusias nya para pelaku seni apapun itu yang ada di Bangka Selatan yang telah berkontribusi pada Balai Wisata.

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250