BANGKA TENGAH, BERITA BANGKA.COM – Setelah sempat tidak diselenggarakan sejak 2020 yang lalu akibat pandemi covid 19 yang terjadi, akhirnya Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah kembali gelar tradisi Murok Jerami, Senin (30/01/2023).
Murok Jerami adalah merupakan salah satu tradisi turun temurun dari nenek moyang Desa Namang yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Budaya itu masih terjaga oleh masyarakat Desa Namang hingga saat ini.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut beserta tamu undangan lainnya sangat mengapreasisasi tradisi Murok Jerami yang hingga saat ini masih dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Desa Namang.
“Murok Jerami ini menjadi salah satu contoh bagi kita tentang pentingnya menjaga tradisi yang ada sejak jaman nenek moyang kita dulu dan kami sangat mengapresiasi masyarakat Desa Namang yang tetap melestarikan tradisi Murok Jerami,” ungkap Algafry Rahman, senin (30/1/2023).
Jelasnya, kedepan kegiatan Murok Jerami akan menjadi kegiatan rutin yang akan diselenggarakan di Desa Namang.
“Kami dari Pemkab Bangka Tengah mendukung penuh kegiatan Murok jerami guna melestarikan adat istiadat yang ada di Desa Namang,” tutupnya.
Sementara itu Kepala Desa Namang Zaiwan mengungkapkan, Murok Jerami merupakan tradisi yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan hingga saat ini masih tetap dijaga oleh masyarakat Desa Namang.
“Hari ini desa kami kembali menggelar tradisi Murok Jerami yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu sejak nenek moyang kami dulu dan kami sebagai masyarakat Desa Namang yang berasal dari suku mangkanau masih tetap menjaga tradisi yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu,” katanya (30/1).
Dengan adanya Murok Jerami diharapkan kedepannya masyarakat Bangka Belitung dan khususnya generasi muda Desa Namang dapat mengenal sejarah Desa Namang dan tradisi yang telah ada sejak dulu, sejak nenek moyang masyarakat Namang.
Selain itu melalui Murok Jerami, Desa Namang juga memperkenalkan berbagai program unggulan Desa Namang yang ada saat ini, baik itu di bidang perkebunan dan perternakanan yang dibalut dengan wisata alam guna memikat wisatawan untuk datang berkunjung ke Desa Namang. (Doni)







