Pakai Suket Rapid Orang Lain, Pasutri Dihukum Tim Angla

banner 468x60

“Jadi tindakannya menyanyi atau menyebutkan Pancasila. Saya minta sama bapak ibu ya jangan diulangi lagi ya, ini untuk memutus mata rantai Covid. Tolong patuhi prokes, jangan sekali kali memakai rapid antigen orang lain. Ini pembelajaran buat bapak,” tegas Yuli Prabowo terhadap pasutri tersebut.

Disamping itu, Endang mengaku terpaksa melakukan kecurangan karena bagi dia dan suaminya, harga pemeriksaan terlalu mahal sehingga harus memakai Suket Rapid Antigen milik saudaranya.

“Rapid testnya terlalu mahal bagi kami berat. Akhirnya disuruh antigen, mau nggak mau pakai uang belanja. Mau ke Palembang, dari Belinyu. Ya sadar salah tapi ya dilakuin demi uang,” ucapnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60