“Pada gelombang I ini, sebagian besar pasangan calon yang diusung oleh PDI Perjuangan merupakan kepala daerah incumbent dan berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh DPP Partai mampu membawa kemajuan, pertumbuhan yang berkeadilan, serta kemampuan di dalam membumikan ideologi Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan,” jelas Hasto.
Menurut Hasto, Pilkada merupakan momentum konsolidasi partai untuk menyiapkan pemimpin. Hasto menyebut PDIP menggembleng kader partai untuk memilih watak nasionalis-kebangsaan, berjiwa kerakyatan.
Serta, kekuasaan pemimpin di daerah harus meningkatkan kehidupan masyarakatnya. “Atas dasar hal tersebut maka setiap calon wajib menjalankan Dasa Prasetya Partai,” jelas Hasto.
Para calon kepala daerah yang diusung PDIP ini wajib mengikuti sekolah partai yang diselenggarakan PDIP. “Setiap calon kepala daerah dan wakil kepala daerah wajib mengikuti sekolah Partai,” ucapnya.
Sumber: Merdeka.com







