Ia menambahkan, bicara soal membaca hampir 50 persen anak-anak tidak suka membaca. Oleh karena itu, untuk menumbuhkan minat baca tersebut harus diciptakan tempat-tempat atau lingkungan baca yang modern, nyaman, dan asyik. Jika bisa, kata Monica, sediakan Cafe di lokasi itu.
“Cafe ini gunanya untuk menarik anak-anak muda supaya betah sambil nongkrong dan sambil baca buku,” ucapnya.
Monica juga menyampaikan, untuk memajukan perpustakaan di Kota Pangkalpinang tentu harus dibantu oleh pemerintah dan masyarakat maupun stackholder-stockholder yang lain.
“Berharap dengan dikukuhkan saya sebagai Bunda Literasi tentunya kerjasamanya akan terus berlanjut sehingga indeks minat baca anak-anak di Kota Pangkalpinang terus meningkat,” harapnya.
























