Wanita yang sempat diminta menjadi Intraperter Teh Tayu di rumah Mayor Muntok ini mengatakan penyeduhan membutuhkan waktu 10 menit sebelum dihidangkan.
Menurut Sugia, nama teh Tayu sudah tak asing. Khususnya bagi warga etnis tionghoa yang tinggal di dusun Tayu Desa Ketap Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat.
Biasanya teh tayu ini dipakai sebagai sesajen dalam upacara agama seperti sembayang kubur dan pesta pernikahan.
“Kalau teh tayu ini dikenal sejak turun temurun. Biasanya dipakai saat sembayang kubur dan dipesta perkawinan orang Tionghoa,” bebernya.






















