“Benar bang. Peristiwanya terjadi sebelum tengah hari pada Rabu 3 Maret 2021,” kata Rusli melalui saluran telefon seluler.
Rusli mengaku belum mengetahui penyebab pasti peristiwa yang menyebabkan masyarakat marah dan menyerbu PT SNS.
“Bermacam informasi beredar saat itu, tapi saya belum mengetahui penyebab pasti peristiwa itu,” katanya.























