18 Pekerja PT Wika Selesai Masa Karantina

  • Whatsapp

Sebanyak 18 pekerja PT Wika yang akan mengerjakan proyek EPCC TSL Furnace Ausmelt PT Timah Tbk di Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat hari ini selesai melewati masa karantina, Minggu (26/4/20).

Sebelumnya para pekerja ini dikarantina di mess PT Timah Muntok, sebagai antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), meskipun sebelum mereka berangkat ke Muntok juga sudah melewati masa karantina ditempat asalnya.

Bacaan Lainnya

Disampaikan Sigit, selaku Manager Health, Safety, Environment (HSE) PT Wika, berakhirnya masa karantina 18 pekerja ini ditandai dengan pelepasan gelang hijau Orang Dalam Pengawasan (ODP) oleh tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat.

Pelepasan gelang hijau ini disaksikan Kepala Unit Metalurgi (Unmet) Wiyono dan Sekretaris Unmet Suryadi di halaman Mess PT Timah tempat Karatina.

“Rencananya mungkin hari ini selesai isolasi 14 hari. Teman-teman mungkin setelah lepas gelang dinyatakan sehat semua akan kembali ke mess yang sudah kita sediakan,” ungkap Sigit, Minggu (26/4/20).

“Untuk hari ini kan ada cek suhu tubuh kemudian cek fisik sama pelepasan gelang hijau untuk hari ini. Sebelumnya juga sudah dilakukan rapid test,” tambahnya.

Dilanjutkan Sigit, para pekerja ini akan kembali ke kantor masing-masing yang berlokasi di Kampung Sidorejo (Kebon Nanas) kelurahan Sungai Daeng dan di Pal 2 Desa Air Belo untuk melanjutkan pekerjaannya.

Selain itu, Sigit juga menyampaikan sudah berkoordinasi dengan RT dan RW di Kelurahan Sungai Daeng untuk melakukan sosialisasi kepada warga agar penolakan seperti sebelumnya tidak terulang lagi.

“Saya sudah koordinasi mulai dari RT RW sama warga disana, tokoh disana intinya sudah kita kasih sosialisasi. Jadi secara umum memang warga disana sudah menyambut baik dan tidak mempermasalahkan lagi,” kata Sigit.

Pos terkait

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *