Agus Pranawa Targetkan Peningkatan Kualitas Layanan RSUD

banner 468x60

Ketika ditanya banyaknya keluhan masyarakat atas kekosongan persediaan obat di RSUD hingga pasien harus beli di apotik luar, ia mengatakan telah menginstruksikan dokter untuk meresepkan obat sesuai dengan formularium rumah sakit.

“Terkait kekosongan obat kita sudah melakukan pemesanaan obat yang kosong dari bulan November tapi dari distributor tidak bisa melayani karena akhir tahun dan ada kekosongan stok obat. Sampai bulan ini masih ada distributor yang belum bisa buka pemesanan,” jawab Agus.

Diungkapkannya, masalah obat memang menjadi fokus dari RSUD. Untuk tahun 2020 ia telah mengumpulkan dokter-dokter untuk pemakaian obat dalam satu tahun ini. Ia menargetkan tahun 2020 ini RSUD bisa menjadi BLUD agar bisa membeli langsung obat yang kosong.

“Kalau sekarang sekarang enggak bisa beli obat langsung karena belum BLUD,” tandas Agus.

Pos terkait

banner 468x60