BANGKA BARAT – Forkopimda Kabupaten Bangka Barat bersama warga Desa Belo Laut, gotong royong membuat Geobag atau bendungan untuk memecah arus air di Jembatan Dusun II Desa Belo Laut, Jumat (25/2/2022).
Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi banjir yang sering terjadi diwilayah tersebut.
“Hari ini kita mengadakan kegiatan gotong royong bersama warga desa belo laut dusun II, III dan IV untuk memasang Geobag salah satu cara untuk mengatasi banjir supaya tidak menggerus Jembatan,” Kata Wakil Bupati Bangka Barat Bong Ming Ming kepada Berita Bangka.com, (25/02).
Menurut Wakil Bupati Bong Ming Ming, Geobag ini memang bersifat penahan sementara, namun untuk kedepannya penganggaran pembangunan jembatan akan dilaksanakan.
“Kedepannya akan kita anggarkan lagi supaya pondasinya jauh lebih kuat dan tahan banjir seperti itu, dan yang terpenting ini hal positif. Kita dapat melihat semangat dalam bergotong royong bersama masyarakat dengan bersama kita membangun Bangka Barat,” ujarnya.
Senada, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursyandi mengatakan, 600 Geobag merupakan bantuan dari Balai Pekerjaan Umum Provinsi kepulauan Bangka Belitung untuk mengatasi banjir.
“Semua ini dalam rangka antisipasi banjir jadi kita kan melakukan upaya pencegahan agar tanah sekitarnya tidak roboh yang menjadi objek vital aktivitas masyarakat sekitar sebagai penghubung ekonomi dan lainnya,” jelas Nursyandi.
Selanjutnya, Nursyandi menjelaskan prihal ini telah direncanakan sejak Desember 2021 yang telah di survei bersama pihak terkait untuk memastikan jumlah geobag yang akan diperlukan.
“Alhamdulillah pada hari ini bisa kita laksanakan dan ini akan kita lanjutkan sampai pemasangan geobag selesai. Kita usahakan sampai satu atau dua minggu kedepan akan kita selesaikan dan kerjakan secepatnya bersama masyarakat Desa Belo Laut,” pungkasnya.







