Aplikasi Peduli Pastikan Subsidi Listrik Rumah Tangga Tepat Sasaran

banner 468x60

Dampak positif dari kebijakan tersebut yakni sekitar 18 juta penerima subsidi listrik berkurang. Melalui kebijakan ini pemerintah juga berusaha untuk menghemat anggaran belanja subsidi listrik dan mengalihkannya untuk membangun infrastruktur penyediaan tenaga listrik.

“Dengan adanya kebijakan ini maka pelangan 900 volt amper bersubsidi yang awalnya sekitar 22 juta hanya 3 juta yang berhak menerima subsidi, jadi sekitar 18 jutaan yang awalnya menerima subsidi menjadi tidak menerima subsidi,” terang Eri.

Dalam pembangunan dan pemanfaatan aplikasi Peduli melibatkan beberapa instansi, antara lain Kementerian ESDM, Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, dan Perusahaan Listrik Negara yang sekaligus sebagai tim yang memonitor pengaduan tersebut.

Aplikasi tersebut juga mampu mengevaluasi pengaduan secara cepat dan tepat serta dapat memberikan informasi monitoring yang lengkap, sehingga dapat digunakan sebagai standar aplikasi pengaduan.

Inovasi Peduli merupakan aplikasi atau sistem pengaduan yang pertama kali dibuat untuk mendukung program sosial. Disampaikan, aplikasi Peduli tersebut akan terus digunakan selama kebijakan subsidi tepat sasaran 900 volt amper ini berlanjut. Eri menyampaikan untuk pengembangan aplikasi Peduli ini akan dilakukan evaluasi berdasarkan pengaduan yang masuk.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kemudian perbaikan-perbaikan kedepan kita akan melakukan evaluasi berdasarkan pengaduan-pengaduan yang masuk untuk menjadi input dalam pengembangan aplikasi ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan sejak Januari 2017 hingga 26 Juni 2020 terdapat 318.684 pengaduan yang masuk baik melalui web subsidi.djk.esdm.go.id maupun aplikasi mobile. Aplikasi Peduli memiliki potensi besar untuk diterapkan oleh kementerian/lembaga yang mempunyai program sosial sejenis seperti program sosial nasional Keluarga Harapan, Jaminan Kesehatan, Kartu Indonesia, maupun program sosial yang dilaksankan pemerintah daerah yang menggunakan data terpadu.

Untuk sektor energi, aplikasi ini dapat diterapkan apabila terdapat kebijakan subsidi Liquefied Petroleum Gas (LPG) tiga kilogram tepat sasaran ataupun untuk permohonan subsidi pemasangan baru listrik bagi masyarakat miskin dan tidak mampu. (fik/HUMAS MENPANRB)

Sumber: Menpan.go.id

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250