Dengan adanya dukungan perbenihan ini pihaknya yakin masyarakat akan semakin bersemangat mengembangkan sorgum. Saat ini, PT Langgeng Duta Bersama juga sudah melakukan diversifikasi produk olahannya antara lain; beras sorghum, tepung, pop sorghum, tempe, kecap berbasis sorghum maupun olahan pangan lainnya yang berbahan sorgum.
“Ke depannya juga akan diproduksi gula sorgum sehingga dapat memiliki nilai tambah,” ungkap Dede mengakhiri pembicarannya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung, Tri Lestari, juga sangat mendukung pengembangan perbenihan sorgum. Pihaknya juga siap berkolaborasi untuk mendukung pengembangan sorgum di Babel.
“Hal ini tentunya berdasarkan hasil-hasil penelitian kerjasama sebelumnya antara antara lain dengan Balitbangtan BPTP Bangka Belitung dengan pihak UBB di lahan eks tambang dengan tanaman sorgum untuk dapat diimplementasikan pada skala yang lebih luas,” papar Tri.
Selain dengan PT Langgeng Duta Bersama, Balitbangtan BPTP Babel juga menandatangi nota kesepahaman dengan dua SMK yaitu SMK Negeri 1 Kelapa dan SMK Negeri 1 Mendo Barat terkait prakerind/magang, sertifikasi peningkatan kompetensi siswa didik serta diseminasi inovasi teknologi Balitbangtan.





