BANGKA SELATAN, BERITABANGKA.COM – Pawai Karnaval dan Umum dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (27/8/2026), diwarnai aksi solidaritas untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda musibah.
Dalam kegiatan hari ketiga tersebut, Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP., tampil mengenakan kostum dinosaurus dan turun langsung mengikuti hampir seluruh rute pawai bersama Sekretaris Daerah, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta petugas sosial.
Di sepanjang rute, penampilan Riza menarik perhatian masyarakat, terutama anak-anak. Sejumlah atraksi yang ditampilkannya disambut antusias warga. Di sela kegiatan, Bupati bersama rombongan juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi warga NTT.
Dari aksi solidaritas tersebut, donasi yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp36 juta. Penggalangan bantuan dilakukan dengan mendatangi masyarakat yang menyaksikan pawai di sepanjang jalur kegiatan.
Pawai Karnaval dan Umum merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Bangka Selatan yang berlangsung selama tiga hari di Kota Toboali. Pada hari ketiga, sebanyak 77 peserta ambil bagian dengan menampilkan beragam kreativitas dan atraksi bertema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
Kegiatan tersebut disaksikan masyarakat yang memadati sejumlah titik di sepanjang rute pawai. Pawai juga disambut dari panggung kehormatan oleh Bupati Riza Herdavid bersama istri, Hj. Elizia Riza Herdavid, S.E., Wakil Bupati Bangka Selatan Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Riza Herdavid mengapresiasi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam aksi penggalangan dana tersebut. Menurutnya, peringatan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.
“Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia ini sebagai semangat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan gotong royong. Hari ini kita juga menunjukkan bahwa kemerdekaan mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, termasuk saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami musibah,” ujar Riza.
Ia mengatakan, nilai bantuan tidak semata-mata dilihat dari nominalnya, tetapi juga dari ketulusan masyarakat dalam membantu mereka yang membutuhkan.
“Mari kita bantu sesuai dengan kemampuan kita. Tidak melihat besar atau kecilnya bantuan, yang terpenting adalah kepedulian dan keikhlasan kita untuk membantu saudara-saudara yang sedang terkena musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi memberikan semangat kepada para peserta yang melintas di depan panggung kehormatan. Salah satu peserta yang mendapat perhatian adalah peserta didik dari SLB Negeri Toboali.
Debby mengapresiasi partisipasi dan semangat para peserta didik tersebut dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.
“Semangat ya, anak-anak! Tetap percaya diri dan tampil dengan gembira. Kalian luar biasa. Terima kasih sudah ikut memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia bersama kita semua,” ujar Debby.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme warga menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan di Toboali.
Rangkaian pawai hari ketiga berlangsung dengan beragam penampilan dari 77 peserta. Selain menjadi ajang kreativitas masyarakat, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menggalang bantuan bagi warga NTT yang terdampak musibah.
Penggalangan donasi senilai sekitar Rp36 juta menjadi bagian dari aksi kepedulian yang mewarnai peringatan HUT ke-81 RI di Bangka Selatan. Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat, sejalan dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.








