TOBOALI – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelaksanaan SPMB dilakukan secara transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan guna memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Disdikbud Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, S.AP., M.Si., mengatakan pelaksanaan SPMB tahun ini menggunakan dua mekanisme, yakni daring (online) untuk jenjang SD dan SMP serta luring (offline) untuk jenjang TK.
“SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan secara daring untuk jenjang SD dan SMP melalui laman resmi yang telah disediakan pemerintah daerah, sedangkan untuk jenjang TK dilaksanakan secara luring. Kami mengimbau seluruh orang tua dan wali murid agar memperhatikan jadwal, persyaratan, serta jalur pendaftaran yang tersedia sehingga proses pendaftaran berjalan lancar,” ujar Anshori.
Poin Penting SPMB 2026/2027
- TK: Pendaftaran offline di masing-masing sekolah.
- SD dan SMP: Pendaftaran online melalui portal resmi.
- Kuota SMP:
- Domisili: 50%
- Prestasi: 25%
- Afirmasi: 20%
- Mutasi: 5%
- Kuota SD: Domisili, Afirmasi, dan Mutasi.
Jadwal Pendaftaran
Jenjang TK
- Pendaftaran: 17–22 Juni 2026
Jenjang SD
- Jalur Afirmasi & Mutasi: 17–19 Juni 2026
- Jalur Domisili: 19–22 Juni 2026
Jenjang SMP
- Jalur Afirmasi & Mutasi: 22–24 Juni 2026
- Jalur Prestasi: 24–25 Juni 2026
- Jalur Domisili: 25–28 Juni 2026
Tahapan Selanjutnya
- Pengumuman kelulusan: 30 Juni 2026
- Daftar ulang: 1–4 Juli 2026
- Awal tahun ajaran baru: 13 Juli 2026
Anshori menambahkan, khusus jalur Prestasi SMP, seleksi dilakukan berdasarkan empat komponen penilaian, yakni rata-rata nilai rapor lima semester (20 persen), sertifikat atau piagam prestasi (40 persen), Tes Kemampuan Akademik (30 persen), serta nilai Pramuka (10 persen).
“Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap seluruh proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung tertib, transparan, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.








