DPRD Basel Gelar Paripurna Soal Penyampaian Raperda Pertanggung Jawaban APBD 2019

banner 468x60

“Agar bisa mengetahui kondisi keuangan daerah sesuai data yang valid. Laporan pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Bangka
Selatan tahun anggaran 2019 merupakan salah satu upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan
akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah,” kata Bupati di hadapan anggota dewan dan undangan.

Selanjutnya, kata Bupati, pemerintah kabupaten Bangka Selatan berkomitmen tetap memastikan kualitas pengelolaan dan pertanggung jawaban keuangan daerah terus ditingkatkan. Meski ditengah pandemi covid-19, pemerintah daerah dapat meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Atas hasil yang diraih tersebut, Bupati
menyampaikan penghargaan kepada seluruh organisasi perangkat daerah dan lembaga pemerintah lainnya
yang telah membantu pemerintah daerah untuk terus berupaya menciptakan tata kelola keuangan lebih baik. Pemerintah kabupaten Bangka Selatan tidak akan berhenti memperbaiki kualitas laporan pertanggung jawaban walaupun sudah mendapatkan predikat WTP.

“WTP bukan tujuan akhir, kami harus tetap menunjukkan laporan pertanggung-jawaban keuangan
yang berkualitas, reliable dan accountable, melalui optimalisasi informasi keuangan di era digital pemda wajib mempercepat implementasi elektronisasi transaksi nontunai serta membangun sistem informasi keuangan secara realtime,” tambah Bupati.

Ditambahkan Bupati, jumlah pendapatan dalam perubahan APBD tahun anggaran 2019 yang direncanakan sebesar Rp947.474.036.143,00 dapat direalisasikan sebesar Rp940.916.520.496,56 atau sebesar 99,31%, sedangkan untuk belanja daerah setelah perubahan APBD dianggarkan sebesar Rp 990.057.725.412,00 dan realisasi sebesar Rp 933.286.337.846,00 atau sebesar 96,25%, mempunyai sisa lebih pembiayaan anggaran(silpa) sebesar Rp 50.224.919.210,42 yang terdiri dari kas di kas daerah Rp 46.267.135.663,02 kas di bendahara penerimaan Rp 709.788,00, kas di bendahara pengeluaran Rp 193.898.344,00, kas dana kapitasi Rp 1.597.004.378,40, dan kas dana BOS Rp 2.384.249.440,00.

Bacaan Lainnya

“Silpa ini yang akan dipergunakan untuk menutup pembiayaan APBD perubahan tahun anggaran 2020,” tutup Bupati.

Pos terkait

banner 468x60