Fokus Ketahanan Pangan, Bangka Selatan Dapat Suntikan Dana Rp70 Miliar Lebih dari Pusat dan Daerah

banner 468x60

TOBOALI, BERITABANGKA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai program strategis daerah di tahun 2025. Tak tanggung-tanggung, anggaran lebih dari Rp70 miliar telah dikucurkan untuk mendukung berbagai inisiatif di sektor pangan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Basel, Hefi Nuranda, menyampaikan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar program rutin, melainkan prioritas utama yang melibatkan sinergi lintas lembaga, baik di tingkat daerah maupun pusat.

“Ketahanan pangan tetap jadi prioritas pembangunan Bangka Selatan tahun 2025. Kita ingin menjamin ketersediaan pangan dan memperkuat sektor pertanian dari hulu ke hilir,” ujar Hefi kepada awak media, Kamis (29/5/2025) kemarin.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurutnya, program ini dikerjakan secara terintegrasi oleh sejumlah instansi seperti Dinas Pertanian dan Dinas PUPR Bangka Selatan, Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta instansi pusat seperti Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR.

Berbagai kegiatan sudah dirancang untuk dijalankan sepanjang tahun ini. Di antaranya adalah bantuan pupuk, bantuan bibit, pengolahan lahan, distribusi peralatan pertanian, program cadangan pangan bekerja sama dengan Bulog, serta pengembangan dan pemeliharaan irigasi. Bahkan, budidaya cabai juga menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Kami ingin semua sisi pertanian disentuh, baik dari aspek produksi hingga distribusi. Termasuk juga bagaimana menjaga stabilitas harga pangan di tingkat petani dan konsumen,” tambah Hefi.

Dari total dana yang dialokasikan, Hefi menjelaskan bahwa pendanaan bersumber dari berbagai tingkatan pemerintahan. Pemerintah pusat dan provinsi menjadi penyumbang terbesar melalui APBN dan APBD provinsi, sementara Pemkab Basel turut mengalokasikan anggaran melalui dua dinas teknis utama.

“Dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas dan efisiensi APBD yang terjadi secara nasional, kami sadar harus aktif menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat agar program-program strategis tetap berjalan,” jelasnya.

Keberhasilan Pemkab Bangka Selatan dalam mendapatkan kucuran dana besar untuk program ketahanan pangan ini menjadi bukti keseriusan dalam mengembangkan sektor pertanian yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Hefi optimistis, dengan dukungan anggaran yang memadai dan kerja sama lintas sektor, program ini akan meningkatkan ketahanan pangan lokal dan membuka lebih banyak peluang bagi petani di daerah.

“Kita tidak hanya bicara soal panen, tapi juga bagaimana menciptakan ekosistem pertanian yang kuat, berkelanjutan, dan mandiri,” tutupnya. (*)

Admin
Author: Admin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60