Kabar Haru dari Tanjung Bunga: Sempat Hilang Kontak, Nelayan Abuya Ditemukan Selamat Setelah Terombang-ambing di Laut
PANGKALPINANG, BERITA BANGKA – Ketegangan di perairan Tanjung Bunga akhirnya berganti dengan rasa syukur. Abuya (24), seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak (lost contact), berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada Selasa (10/3/2026) pagi. Penemuan ini menandai berakhirnya operasi pencarian yang dilakukan secara intensif oleh Tim SAR Gabungan.
Korban ditemukan terdampar di pesisir Pantai Kedimpel setelah perahu yang digunakannya mengalami kendala teknis di tengah laut.
Detik-Detik Penemuan Korban
Operasi pencarian pada hari kedua dimulai sejak pagi buta dengan penyisiran menggunakan perahu karet (rubber boat). Namun, titik terang muncul justru saat pihak keluarga berhasil menghubungi korban secara mendiri.
Pada pukul 07.45 WIB, Komandan Tim SAR menerima laporan dari pihak keluarga bahwa Abuya berada di pesisir pantai Dusun Kedimpel. Keberadaannya di lokasi tersebut tak lepas dari kondisi perahunya yang mengalami mati mesin sejak Senin sore, sehingga terbawa arus laut hingga ke daratan.
Evakuasi Jalur Darat dan Kondisi Korban
Merespons kabar tersebut, Komandan Tim Basarnas Pangkalpinang, Yurizal, segera mengerahkan personel menuju lokasi melalui jalur darat. Setibanya di sana, tim mendapati Abuya dalam kondisi fisik yang sangat lelah.
“Saat dievakuasi, korban dalam kondisi kelelahan dan sedikit linglung akibat insiden yang menimpanya. Namun, setelah dilakukan penanganan awal di Posko SAR Gabungan Pantai Tanjung Gunung dan dipastikan stabil, korban langsung diserahkan kepada keluarga,” jelas Yurizal dalam keterangan resminya.
Kini, Abuya telah dibawa pulang ke kediaman keluarganya di Kelurahan Air Itam, Pangkalpinang, untuk menjalani pemulihan.
Sinergi Tim SAR Berbuah Manis
Keberhasilan operasi ini menjadi bukti kuatnya koordinasi antara instansi dan masyarakat. Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, secara resmi menutup Operasi SAR Gabungan ini tak lama setelah korban dipastikan aman.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR, mulai dari instansi terkait hingga masyarakat yang terlibat. Sinergi yang baik ini membuat operasi berjalan efektif dan korban bisa kembali berkumpul bersama keluarga,” ungkap Mikel. (*)
























