“Hal terkait regulasi pelaksanaan SPBE itu sendiri sampai saat ini atau dokumen induk masalah IT belum ada untuk menjalani SPBE ini. Untuk itu kita berharap melalui rapat ini, pemerintah pusat segera menjalankan ini sehingga daerah dapat mengikuti kebijakan pusat,” ujar Sudarman.
Diskominfo di daerah mengalami permasalahan sangat berat terutama anggaran akibat refocusing, sementara tugas Diskominfo sangat luas dan multidimensi.
“Akan dibahas terkait kekurangan SDM Diskominfo di daerah. Oleh sebab itu dalam waktu dekat ini, ASKOMPSI akan menindaklanjuti keputusan bersama hasil Munaslub ASKOMPSI,” tutur Sudarman.
Ia juga menyampaikan pihaknya akan segera menyusun draf yang akan disampaikan ke pemerintah pusat selain melakukan pertemuan dengan pihak kementerian untuk menyampaikan pokok pikiran dari ASKOMPSI termasuk pokok pikiran di tahun sebelumnya yang belum terealisasi.
Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan serah terima Ketua ASKOMPSI periode 2019-2021 yang sebelumnya di jabat oleh Ahmad Krisna. Karena Ahmad Krisna pindah tugas ke Dinas Kehutanan Provinsi Lampung maka ketua ASKOMPSI yang baru dijabat oleh Sudarman, Kepala Dinas Kominfo Babel.
Ahmad Krisna dalam sambutan mengatakan, keberadaan Diskominfo baik di provinsi, kabupaten/kota sangat penting dalam penyebaran informasi ke publik. Karena Diskominfo di dalam menyebarkan informasi mulai dari baliho, televisi, radio, media cetak dan bermacam-macam media lainnya.
Untuk itu dirinya mengatakan, perhatian pemerintah itu sangat dibutuhkan. Ahmad Krisna berharap kepada penerusnya agar ASKOMPSI ke depan lebih baik lagi untuk mencerdaskan anak bangsa.








