Beruntung ada bagan nelayan di tengah laut yang menahan kapal mereka hingga tidak hanyut terlalu jauh.
Suheni menambahkan, sebelum tenggelam kapal mereka sudah dimasuki air. Mereka berusaha keras memompa air yang masuk ke dalam kabin, namun tidak berhasil karena kapal keburu oleng dan terbalik.
“Sebelum karam, saya sempat mompa air, cuma namanya kehendak alam tidak bisa dilawan air lebih banyak masuk ketimbang yang dipompa keluar,” kata Efandi menimpali.
Beruntung lima orang penghuni kapal KM Permata Biru yakni, Suheni nahkoda warga Sungai Selan Bangka Tengah, dan empat ABK kapal Efandi, Rahmat Arianda, Jajang, ketiganya warga Desa Sungai Selan serta Teguh, warga kota Palembang ini berhasil selamat dan saat ini berada di KSOP Muntok.
Suheni mengatakan, saat ini mereka sedang menunggu jemputan sang bos, pemilik KM Permata Biru untuk pulang ke Sungai Selan.






