Komunikasi dengan Manager PLN Rayon Muntok Harus Miliki Kartu UKW

banner 468x60

“Waktu mereka ingin bertanya dan lain sebagainya saya minta UKW-nya satu – satu, akhirnya mereka berenam datang ke kantor bahkan mereka memberikan support ke saya.

Bahwa yang dilakukan oleh PLN adalah benar, mengapresiasi bahwa akan lebih bagus bila wartawan dilengkapi dengan UKW untuk mengamankan mereka sendiri atau mengamankan kami yang diminta berita,” terangnya.

Namun Yanuar enggan memberikan alasan mengapa ia hanya mau berkomunikasi dengan wartawan yang sudah UKW. Yanuar langsung bergegas ketika keluar dari ruang komisi III DPRD Babar usai RDP.

“Sorry, mohon maaf ya saya tidak ada urusan,” singkatnya.

Terpisah Humas PLN Provinsi Bangka Belitung, Pandu menanggapi pernyataan Manager Rayon Yanuar yang rendahkan profesi wartawan karena tidak ada UKW (Uji Kompetensi Wartawan).

Pandu menjelaskan bahwa tidak ada instruksi PLN untuk menolak diwawancarai wartawan yang belum UKW.

Hanya saja berpegang teguh bahwa dewan pers pernah menghimbau agar wartawan harus memiliki uji kompetensi.

“Tapi ada kartu persnya kan, medianya ada kartu persnya ada cuman dia minta UKW aja,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (28/02/20).

Pandu belum bisa menjawab sekarang dan akan konfirmasi dulu dengan Manager Rayon Muntok Yanuar untuk mengetahui keterangannya.

“Kalau di kami ya, teman teman media ya teman teman kita juga, ya kami memahami lah ya kan karena yang namanya UKW ini kan semua proses,” jelasnya.

Pos terkait

banner 468x60