Pemerintah Siapkan Pembangunan TIK untuk Daya Saing Digital

banner 468x60

“Sektor-sektor yang sifatnya shock absorber dan menyerap tenaga kerja tinggi seperti ini perlu ditingkatkan value added-nya dan competitiveness-nya agar mampu tumbuh tinggi, bertahan di pertumbuhan ekonomi di level selanjutnya bagi pembangunan Indonesia,” jelasnya.

Sektor masa depan seperti ICT sebelum pandemi juga selalu meningkat tiap tahunnya, akan semakin tinggi inklusivitasnya atau penggunaannya dari segi permintaan konsumen suka menggunakan service ICT maupun sisi produksi dengan teknologi dan Artificial Intelligence (AI).

Peningkatan aktifitas digital di masa pandemi makin meningkat, contohnya UMKM di masa pandemi yang melakukan online kontraksinya lebih sedikit dibanding yang secara fisik (offline). Aktifitas pendidikan paling tinggi karena school from home (SFH), sektor manufacturing, dan perdagangan.

“Perekonomian digital di Indonesia dari sisi permintaan dan market sudah cukup besar potensinya akan tetapi tingkat daya saing digital Indonesia masih perlu ditingkatkan dari 3 aspek yaitu knowledge, technology dan future readiness. Artinya ini peluang pertumbuhan masih tinggi,” paparnya.

Digitalisasi penting selain kebutuhan zaman, juga meningkatkan produktivitas yang pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam jangka pendek, khusus 2021 pemerintah menyiapkan untuk pembangunan TIK sebesar Rp29,6 triliun agar mempercepat adopsi teknologi untuk meningkatkan daya saing. (nr/ds)

Sumber: kemenkeu.go.id

Pos terkait

banner 468x60