Pemkab Bangka Selatan Perkuat Budaya Hidup Sehat Melalui Gerakan GERMAS

banner 468x60

TOBOALI, beritabangka.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menggelar kegiatan Penggerakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Halaman Kantor Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membudayakan pola hidup sehat guna mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, yang juga menjadi narasumber. Hadir pula Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bangka Selatan, Ari Sutanto, S.Si., M.T., yang menyampaikan materi mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung implementasi GERMAS di daerah.

Dalam sambutannya, dr. Agus Pranawa menegaskan bahwa GERMAS merupakan gerakan nasional yang diinisiasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menurutnya, gerakan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan kesehatan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing.

“GERMAS bukan sekadar program kesehatan, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat yang harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Keberhasilannya membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar dr. Agus Pranawa.

Ia menjelaskan, implementasi GERMAS dilakukan melalui berbagai langkah strategis, seperti peningkatan edukasi hidup sehat, pembudayaan aktivitas fisik, penyediaan pangan sehat, percepatan perbaikan gizi, peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit.

Dr. Agus juga mengungkapkan bahwa berbagai persoalan kesehatan saat ini masih didominasi oleh penyakit tidak menular yang dipicu pola hidup kurang sehat, seperti tingginya konsumsi gula, garam, dan lemak, rendahnya konsumsi buah dan sayur, serta minimnya aktivitas fisik.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018, prevalensi obesitas pada penduduk usia di atas 18 tahun meningkat dari 15,4 persen pada tahun 2013 menjadi 21,8 persen pada tahun 2018. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi menurunkan produktivitas masyarakat apabila tidak diimbangi dengan perubahan gaya hidup.

“Apabila kondisi ini tidak segera kita antisipasi, maka akan berdampak pada menurunnya produktivitas masyarakat. Padahal, usia produktif merupakan aset penting dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, dr. Agus mengajak seluruh perangkat daerah, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui penguatan kemitraan, pemberdayaan masyarakat, serta penyebarluasan informasi secara berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan bahwa Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat mengamanatkan pemerintah daerah untuk melaksanakan, mengembangkan, dan melaporkan pelaksanaan GERMAS sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Bangka Selatan Ari Sutanto menegaskan bahwa keberhasilan GERMAS memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“GERMAS tidak dapat berjalan hanya mengandalkan sektor kesehatan. Diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga keluarga agar budaya hidup sehat benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Bangka Selatan,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri unsur perangkat daerah, instansi vertikal, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, tenaga kesehatan, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, Forum Anak, pelajar, kader kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kegiatan Penggerakan GERMAS ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat terus meningkat sehingga mampu mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, berkualitas, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pos terkait

banner 468x60