Selain itu, terdapat cinderamata dengan berbagai pilihan yang menarik dan dapat dijadikan buah tangan seperti gantungan kunci, model perahu, dan souvenir lainnya.
Sentra Pengolahan Hasil Laut
Di Desa Tukak terdapat pelabuhan nelayan tempat bongkar muat hasil tangkapan yang juga merupakan sentra pengolahan hasil laut. Produk-produk olahan yang menjadi andalan Desa Tukak diantaranya nugget kepiting dan ikan selangat presto.
Desa Tukak juga merupakan salah satu Desa penyuplai ekspor daging kepiting sejak tahun 1989.
Festival Bakar Ikan Selangat
Festival Bakar Ikan Selangat merupakan acara tahunan Desa Tukak yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017 yang bertujuan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil tangkapan di laut yang melimpah dan merupakan ajang untuk memperkenalkaan Desa Tukak dalam bentuk Festival.
Ikan selangat presto gratis sebanyak 1 ton selalu habis diserbu pengunjung yang dibakar diatas tungku-tungku yang berjejer rapi di sepanjang pesisir Desa Tukak.
Jika anda ingin merasakan pengalaman yang lebih menantang dalam menjelajahi hutan mangrove, wisatawan dapat menyewa kapal nelayan yang ada di Desa Tukak untuk menikmati sungai sepanjang 4 kilometer.
Disepanjang aliran sungai ini ditumbuhi hutan mangrove yang hijau dan subur. Dan waktu berkunjung terbaik ke lokasi ini adalah saat pagi dan sore hari. (Mar)
Sumber: www.wisatabangkaselatan.com



