Rakor Desa Anti Korupsi, Wabup Debby Minta Aparatur Desa Tingkatkan Integritas

banner 468x60

Bangka Selatan, beritabangka.com – Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergi Penguatan Pembinaan dan Pengawasan Tata Kelola Desa serta Sosialisasi Desa Anti Korupsi di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Inspektorat Daerah itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri Inspektur Daerah Kabupaten Bangka Selatan, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, para camat, kepala desa, sekretaris desa, Ketua BPD se-Kabupaten Bangka Selatan, serta Ketua APDESI Kabupaten Bangka Selatan.

Dalam sambutannya, Wabup Debby menegaskan bahwa pemerintahan desa merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sehingga tata kelola desa harus terus diperkuat agar semakin transparan, partisipatif, tertib administrasi, dan sesuai aturan perundang-undangan.

“Melalui rapat koordinasi ini, saya berharap adanya penguatan sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana desa secara tepat sasaran, tepat guna, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sehingga setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Wabup Debby meminta seluruh aparatur desa terus meningkatkan kapasitas, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta menghindari segala bentuk penyimpangan.

“Saya minta aparatur desa terus meningkatkan kapasitas, mengelola keuangan secara transparan dan tepat sasaran, melibatkan masyarakat dalam pembangunan, memanfaatkan teknologi informasi, serta menghindari segala bentuk penyimpangan,” tegasnya.

Menurutnya, pengawasan di tingkat kecamatan dan desa juga harus diperkuat guna mencegah terjadinya penyimpangan. Ia meminta camat aktif menjaga ketertiban wilayah dan kepala desa membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah kecamatan.

“Saya berharap ada kegiatan rakor ini agar pengawasan kecamatan dan desa semakin kuat untuk menghindari penyimpangan. Camat harus bisa menjaga ketertiban di desa. Begitu juga kepala desa harus berkoordinasi dengan baik kepada camatnya,” katanya.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Wabup Debby turut mendorong pemerintah desa lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui penguatan potensi lokal, optimalisasi BUMDes, pemanfaatan aset desa, serta digitalisasi pengelolaan PADes.

“Pemerintah desa harus mampu mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat BUMDes, memanfaatkan aset desa secara produktif, meningkatkan layanan berbasis retribusi, serta mendorong digitalisasi pengelolaan PADes,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan PADes harus tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.

Di akhir sambutannya, Wabup Debby mengajak seluruh pihak membangun komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan melayani.

“Dengan kerja sama dan integritas yang kuat, saya yakin kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam meningkatkan pembinaan serta pengawasan pemerintahan desa, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang maju, mandiri, berdaya saing, dan bebas dari praktik korupsi di Kabupaten Bangka Selatan. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250