Takut Dikomplain karena Tak Sesuai Janji, APDESI Babar Tolak BLT

banner 468x60

Beni melanjutkan, pihaknya sepakat wacana BLT Provinsi tersebut dicairkan kendati tidak sesuai dengan wacana sebelumnya. Dengan catatan, tidak disalurkan melalui pihaknya dan pihak APDESI hanya sebagai fasilitator.

“Kemarin waktu rapat di Provinsi APDESI sepakat silahkan provinsi menyalurkan ke desa, jangan melalui kami (kades), tapi kami fasilitasi.

Jadi kemarin kalau komentar gubernur itu dia akan menyalurkan silahkan saja pak, masyarakat juga walaupun tiga ratus ribu itu butuh, cuma pak Gubernur lah yang menyampaikan.

Dengan masyarakat secara simbolis, atau kirim orang dari provinsi, jadi masyarakat tidak komplin ke kami lagi,” imbuhnya.

“Artinya masyarakat menerima, dari pada tidak sama sekali, cuma yang kami takutkan itu karena dari awal sudah di gembar gemborkan janji Rp 600 ribu kali tiga bulan itu, nanti kalau tidak dijelaskan provinsi kami yang dikomplin masyarakat,” tambahnya.

Namun Beni bersyukur, dari hasil pertemuan di kantor desa kemarin, Erzaldi mengatakan bersedia turun dan menyerah BLT sebesar Rp 300.000 tersebut secara simbolis kepada masyarakat.

“Tetapi Alhamduilillah Gubernur akan siap turun penyerahan secara simbolis, saya bilang itu lebih bagus. Jangan kata orang APDESI melarang bukan, cuma provinsi lah yang turun tangan, karena janji itu meleset, nanti bumerangnya ke kepala desa,” tandas Beni.

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250