Wabah DBD Mengancam, Fogging DBD Dilakukan

banner 468x60

BANGKA SELATAN – Merebaknya wabah DBD, 25 rumah di Kampung Padang, Kelurahan Tanjung Ketapang, Toboali, dilakukan fogging oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Senin (14/2/2022) pagi.

Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi atau memutus mata rantai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bangka Selatan. Sejauh ini sebanyak 17 pasien tepapar DBD dan dua di antaranya meninggal dunia.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, DKPPKB Kabupaten Bangka Selatan dr Agus Pranawa, mengatakan pihaknya telah melakukan fogging di Kelurahan Tanjung Ketapang, guna mengantisipasi bertambahnya kasus DBD.

“Tadi kami bersama Tim Puskesmas Toboali, telah telah melaksanakan fogging di Kelurahan Tanjung Ketapang. Karena di sana banyak laporan pasein terjangkit DBD oleh karena kami cepat bergerak,” kata dr Agus Pranawa, Senin (14/2/2022).

Kata Agus, pihaknya bersama Tim Puskesmas setempat langsung turun ke lapangan jika ada laporan masyarakat terkait penyebaran wabah DBD.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Iya, kami akan turun ke lapangan langsung guna untuk melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) untuk menindaklanjuti dengan fogging,” kata dia.

Menurut dia, rentan yang terjangkit DBD adalah anak berusia 1 tahun sampai 12 tahun. Dan DBD merupakan penyakit mudah menular.

” Sementara yang terpapar DBD rata-rata anak berusia 1 tahun sampai 12 tahun, dan DBD mudah menular melalui nyamuk, jadi mari terapkan membersihkan lingkungan tempat tinggal dari genangan air agar jentik nyamuk dapat dibasmi,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60