Warga Kelapa Tanya Bansos Pemprov Babel Kapan Cair

  • Whatsapp

Penjabat (Pj) Kades Air Bulin, Kecamatan Kelapa Abdul Muthalib mempertanyakan Janji Pemprov Bangka Belitung beberapa waktu lalu untuk membantu masyarakat Bangka Barat dengan jumlah Rp 600 ribu setiap bulan selama tiga bulan hingga kini belum terealisasi.

Diakui Abdul, data masyarakat yang sudah dikirim untuk menerima bantuan yang dijanjikan Pemprov tersebut, hingga kini belum menerima Bansos lainnya.

Bacaan Lainnya

“Sementara warga kami lainnya di desa sudah dua atau tiga kali terima bantuan baik dari BLT dana desa, BST Kemensos, maupun bantuan JPS dari APBD Pemkab Bangka Barat.

Sementara mereka yang dimasukin untuk bantuan provinsi belum apalah dapatnya. Kan kasihan kami perangkat di desa ditanya warga terus,” ungkap Pj Kades, Kamis (11/6/20).

Selanjutnya, Abdul berharap Pemprov Babel harus memberikan kepastian untuk masyarakat terkait bantuan tersebut.

“Provinsi harus jelas kalau memang tidak ada bantuan itu disampaikan saja, supaya warga kami bisa kita alihkan ke bansos lainnya,” katanya.

Senada disampaikan Ferry, wakil ketua BPD desa Air Bulin. Ferry sangat menyayangkan janji Pemprov Babel yang dinilai sangat lamban mencairkan bantuan yang dijanjikan.

“Kami di desa terus menerus ditanya warga kenapa yang lain sudah dapat bantuan lebih dari satu kali, tapi kami lainnya sebutir beras juga belum terima.

Kami di desa kuatir, masyarakat nanti beranggapan dana bantuan Provinsi itu sudah cair tapi pihak desa yang tidak mau salurkan. Saya sampai bilang, kalau ada yang berpikir seperti itu, silakan datang sisir kantor desa,” tutur Ferry.

“Akan lebih bagus Pemprov jujur saja kalau memang ada silakan salurkan, jangan omong data belum dikirim, data kami dari desa sudah lama dikirimkan. Ingat, kalau sampai janji bantuan tidak cair, kami yang didemo sebab masyarakat taunya desa,” pungkasnya.

Tak hanya di desa Air Bulin, pertanyaan sekaligus keluhan yang sama disampaikan Kepala Desa Mancung, Herlizon.

“Soal janji bantuan Provinsi itu sejujurnya warga sering tanya. Saya selalu sampaikan mohon bersabar tapi kami harap tidak lama-lama segera dicairkan karena masyarakat nunggu janji Pemprov. Jangan sampai warga kita di-PHP soal bantuan itu,” ungkapnya.

Pos terkait

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *