Awek Fishing and Resto, Bukti Lahan Bekas Tambang Bisa Jadi Destinasi Wisata Andalan di Bangka Selatan

banner 468x60

BERITABANGKA.COM — Siapa bilang lahan bekas tambang hanya menyisakan kerusakan? Di tangan Sudariyanto atau yang akrab disapa Awek, kawasan yang dulunya tidak produktif di Desa Bencah, Kecamatan Air Gegas, kini menjelma menjadi destinasi wisata yang memukau dan unik dengan nama “Awek Fishing and Resto”

Berbekal kreativitas dan tekad kuat, Awek menyulap lahan pasca tambang dan kebun sawit miliknya menjadi tempat wisata bernuansa alam dengan kolam pemancingan, restoran khas kampung, dan spot bersantai keluarga.

Menariknya, lokasi ini berdampingan langsung dengan kawasan tambang timah yang masih aktif, menjadikannya simbol harmoni antara industri pertambangan, perikanan, dan pariwisata.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Dulunya ini hanya kolam bekas tambang yang tidak dalam, lalu saya tanami sawit agar rindang. Dari sini saya mulai pikir buat pemancingan, lalu berkembang jadi restoran,” cerita Awek.

Kini, di atas lahan seluas satu hektare itu, berdiri beberapa kolam dengan ikan nila, lele, dan berbagai jenis lainnya. Pengunjung bisa memancing, lalu langsung menikmati hasil tangkapan yang dimasak dengan resep lokal tanpa penyedap rasa. Menu andalannya? Lempah kuning, sambal terasi, dan ikan bakar segar dari kolam sendiri.

Tak hanya menawarkan sensasi makan santai di tengah alam, pengunjung juga dimanjakan dengan suasana kebun yang asri serta pemandangan aktivitas tambang timah yang dikelola oleh PT Timah Tbk di kejauhan. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa jika dilakukan dengan benar dan bertanggung jawab, penambangan bisa berdampingan dengan sektor lainnya.

“Tambang di depan itu IUP PT Timah, jadi prosesnya terawasi. Yang jadi masalah justru tambang ilegal di hulu, itu yang ganggu,” ujarnya menekankan pentingnya regulasi dan pengawasan.

Untuk mendukung pengembangan destinasi wisata ini, PT Timah Tbk turut memberikan bantuan guna menambah fasilitas seperti gazebo. Selama ini, keterbatasan tempat menjadi kendala dalam menerima pengunjung dalam jumlah besar.

“Bantuan PT Timah akan kami gunakan untuk bangun gazebo. Harapannya nanti bisa menampung rombongan lebih banyak, karena sekarang harus reservasi dulu. Semakin banyak yang datang, dampak ekonominya makin terasa bagi warga sekitar,” kata Awek.

Ia juga berharap PT Timah terus berperan aktif membina penambang kecil agar mampu mengelola tambang secara berkelanjutan dan berkontribusi pada pembangunan daerah.

“Semoga PT Timah terus jaya dan bisa bantu lebih banyak penambang kecil agar lahan pasca tambangnya bermanfaat, entah jadi kolam ikan, kebun, atau tempat wisata seperti ini,” harapnya.

Awek Fishing and Resto kini bukan hanya tempat bersantai, tapi juga inspirasi tentang bagaimana transformasi lahan pasca tambang dapat memberi kehidupan baru bagi masyarakat sekitar. Bagi yang ingin merasakan pengalaman berbeda, bisa langsung datang ke Desa Bencah atau reservasi lewat media sosial resmi Awek Fishing.

Ini bukan sekadar resto atau kolam pancing. Ini adalah bukti bahwa keberlanjutan dan kreativitas bisa menyatu menghasilkan destinasi wisata yang menghidupkan alam dan harapan baru bagi banyak orang.

Admin
Author: Admin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60