Polana menambahkan bahwa pesawat yang dapat dioperasikan sementara adalah type sejenis A320 dan Boeing 737 dikarenakan runway belum dapat berfungsi optimal menyusul masih ada genangan air di tepi runway.
Ia memastikan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus memonitoring dan berkoordinasi dengan operator bandara, operator penerbangan dan juga stakeholder penerbangan lainnya untuk menentukan langkah-langkah yang tepat.
“Kita upayakan yang terbaik bagi semua pengguna jasa transportasi udara dengan tetap mempertahankan keselamatan, keamanan dan kenyamanan,” tutup Polana.
Sumber: setkab RI







