BERITABANGKA.COM — Ditengah maraknya isu peredaran beras oplosan di sejumlah daerah di Indonesia, Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung memastikan hingga kini belum ditemukan adanya praktik serupa di wilayah mereka.
Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan intensif terhadap sejumlah distributor beras yang beroperasi di Bangka Belitung. Hasil pengecekan tersebut menyatakan kondisi di lapangan masih aman.
“Saya sudah cek ke Dirreskrimsus, hingga saat ini di wilayah Bangka Belitung belum ada ditemukan,” kata Irjen Pol Hendro Pandowo kepada wartawan pada Jumat (18/7) seperti dikutip dari Berita Bangka.
Meskipun belum ditemukan adanya indikasi beras oplosan, Hendro menegaskan Polda Babel tidak akan lengah dan tetap akan memperketat pengawasan terhadap para distributor.
“Kita akan terus lakukan pengecekan dan bila ada laporan dari masyarakat tentu akan kita tindaklanjuti,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel, Kombes Pol Jojo Sutarjo, menyebutkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti instruksi Kapolda dengan menyebarkan petunjuk dan arahan (jukrah) ke seluruh jajaran Polres.
“Ya, sesuai arahan Pak Kapolda, ini sudah kita tindaklanjuti dengan memberikan jukrah kepada anggota dan juga wilayah untuk lakukan pengecekan termasuk monitoring perkembangan isu ini,” ujarnya.
Jojo juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah distributor di Bangka Belitung guna mengantisipasi potensi masuknya beras oplosan ke wilayah tersebut.
“Hingga saat ini kita pastikan Babel masih aman dan belum ditemukan adanya peredaran beras oplosan seperti yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia,” pungkasnya.
Dengan langkah antisipatif dan monitoring berkelanjutan ini, Polda Bangka Belitung pastikan menjaga kestabilan dan keamanan pangan masyarakat, khususnya dalam menghadapi isu nasional terkait beras oplosan. (*)









