Polemik Internal Gubernur dan Wagub Babel, Tidak ada Konflik Pribadi

banner 468x60

BERITABANGKA.COM — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, mengklarifikasi polemik internal yang melibatkan dirinya dengan Wakil Gubernur Hellyana. Dalam konferensi pers di kediamannya di Pangkalpinang pada Minggu malam, 13 Juli 2025, Hidayat menepis adanya konflik pribadi dan menegaskan bahwa ketegangan tersebut hanya berkaitan dengan persoalan aturan pemerintahan.

“Sebenarnya konflik tidak ada (antara gubernur dan wakil gubernur), hanya saja masalah aturan saja ibu wagub tidak puas dengan aturan yang dibuat oleh pemerintah daerah,” ujar Hidayat Arsani di hadapan wartawan.

Ia menekankan bahwa dalam struktur pemerintahan daerah, gubernur merupakan pengguna anggaran (PA) tertinggi. Oleh karena itu, ia menilai bahwa pernyataan Wakil Gubernur Hellyana tidak sesuai dan dapat memicu perpecahan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Sebenarnya gubernur itu atasan tertinggi, PA (pengguna anggaran) dan apa yang dikatakan wagub tidak benar dan kita berharap tidak membawa suku ras dalam perpecahan,” tegasnya.

Gubernur Hidayat juga menyampaikan bahwa perbedaan pendapat ini sudah berproses menuju ranah hukum dan bakal diputuskan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Dan saya sangat beruntung permasalahan ini dibawa keranah pengadilan PTUN, kalau bersalah mundur dan kalau benar kita pertahankan karena gubernur adalah jabatan tertinggi tidak ada kesepakatan antara gubernur dan wakil gubernur maksud ibu ini kita sepakat,” ungkap Hidayat.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam konferensi pers tersebut adalah soal perjalanan dinas luar (DL) yang dilakukan oleh Wakil Gubernur tanpa koordinasi yang jelas dan resmi.

“Sedangkan di dalam instruksi presiden saya disuruh efisiensi anggaran, dimana ibu wagub DL (dinas luar) tanda kutip kurang jelas kemana arahnya, dari sepuluh, tiga yang resmi, tujuh gak tahu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan dinas luar yang tidak melalui persetujuan dapat menimbulkan gangguan pada sistem birokrasi dan akuntabilitas anggaran.

“Dan sekarang kita refocusing katanya ibu wagub ini tidak pernah permisi sedangkan kita setiap hari ke kantor ini gak tau arahnya dan selalu pergi DL tanpa sepengetahuan kami,” kata Hidayat.

“Dan membuat suasana birokrasi pemerintahan ini runyam,” tandasnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa setiap penggunaan anggaran negara harus jelas dan bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya secara administrasi tetapi juga secara moral.

“Dimana setiap perjalanan dinas gubernur harus tau, karena pertanggung jawaban uang negara itu dipertanggung jawabkan dunia akhirat,” ujarnya.

Ia mengimbau semua pihak untuk bekerja secara profesional dan tidak menyeret rakyat dalam dinamika internal pemerintahan.

“Jangan dilibatkan dalam rakyat kita bekerja profesional,” ucapnya.

“Malah saya tawarkan sebelumnya untuk memakai anggaran saya, silahkan pakai tapi dengan catatan harus jelas peruntukannya,” tutup Gubernur Hidayat Arsani.

Admin
Author: Admin

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60