BERITABANGKA.COM, BANGKABARAT – Manajemen PT Timah Tbk turun langsung temui keluarga korban kecelakaan tambang di Lembah Jambu, Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Santunan diserahkan ke rumah duka di Tempilang dan Parittiga pada Selasa (26/8/2025) sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Rombongan PT Timah dipimpin Benny Pahala Hutahaean, Division Head Area Bangka Utara, bersama Rahmat Taufik, Division Head Corporate Social Responsibility (CSR). Kehadiran mereka bukan hanya menyerahkan bantuan finansial, tetapi juga memberikan dukungan moril di tengah duka keluarga.
“Perusahaan ingin hadir secara langsung untuk menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Santunan ini memang tidak bisa menggantikan kehilangan, tetapi diharapkan mampu meringankan beban keluarga,” ujar Rahmat.
Rasa Haru di Kediaman Korban
Santunan diterima oleh istri dan anak-anak korban. Dengan mata berkaca-kaca, mereka menyampaikan rasa terima kasih.
Santi, istri almarhum Suherman, mengaku sejak proses pencarian hingga pemakaman pihak PT Timah selalu mendampingi keluarganya.
“Dari awal kami tidak pernah dibiarkan sendiri. Hari ini kami kembali dibantu melalui santunan. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.
Kisah serupa disampaikan Susanti, istri almarhum Dandi. Ia berniat memanfaatkan bantuan tersebut sebagai modal usaha.
“Tidak ada tanda apa pun sebelumnya, suami saya terlihat sehat. Saya sangat bersyukur PT Timah peduli. InsyaAllah santunan ini akan saya jadikan modal untuk menghidupi anak-anak,” tuturnya.
Sementara itu, Wenny, istri mendiang Supardi yang tengah hamil tujuh bulan, berusaha tegar menghadapi kenyataan.
“Musibah datang tanpa diduga. Terima kasih kepada PT Timah yang sudah hadir untuk membantu. Semoga saya diberikan kekuatan untuk melalui masa sulit ini,” katanya lirih.
Perusahaan prioritas Keselamatan
Selain menyerahkan santunan, PT Timah menegaskan komitmennya untuk memperkuat aspek keselamatan kerja, terutama pada mitra usaha. Perusahaan memastikan peningkatan standar keamanan, pengawasan, serta pemantauan lapangan akan terus dijalankan.
Anggi Siahaan selaku Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, mengatakan keselamatan dan kesejahteraan mitra kerja menjadi prioritas utama.
“Direksi menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan. Kehadiran perusahaan di tengah keluarga korban juga menjadi pengingat bahwa setiap kegiatan tambang harus tetap menempatkan nilai kemanusiaan di atas segalanya,” jelasnya. ***













