Pemimpin Aji Mumpung

banner 468x60

Ketika sebuah negara atau daerah dipimpin oleh seorang pemimpin berkarakter aji mumpung, maka rakyat sebuah negara atau daerah tersebut, tidak akan pernah merasakan ” apa-apa ” dari kehadiran seorang pemimpin yang telah mereka pilih di TPS. Rakyat mengurus dirinya sendiri. Ketika rakyat miskin mengalami kesusahan dalam menyekolahkan anaknya, sedikit sekali perhatian dan atensi yang diberikan pemerintah daerah. Bahkan rakyat terpaksa kesana kemari untuk bisa mengurus anaknya bersekolah.

Demikian pula ketika rakyat miskin mengalami kesusahan masalah kesehatan maka hampir dipastikan perhatian pemerintah daerah dibawah kepemimpinan pemimpin aji mumpung tak ada sama sekali. Rakyat hidup dengan caranya sendiri, seolah-olah tanpa pemerintah dan tanpa pemimpin. Rakyat berjuang sendiri untuk hidup dan berkehidupan. Bisa dikatakan tanpa pemimpin pun rakyat bisa hidup dan tetap eksis menatap kehidupan.

Ke depan sebagai pemilik negeri dan daerah ini, kita sebagai rakyat memang harus super hati-hati dalam menentukan pemimpin negeri ini yang akan kita amanahkan sebagai pemimpin. Jangan sampai kehadiran pemimpin dan pemerintah tidak memberikan dampak apa-apa bagi kita sebagai rakyat yang notabene merupakan pemilik negeri dan daerah ini.

Sudah waktunya kita cerdas dan cerdas dalam memilih pemimpin kita. Sudah saatnya kita selektif dan menjadikan prestasi sebagai panglima dalam menentukan pilihan kita di TPS-TPS. Toh keledai pun tidak akan mau jatuh dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.

Ke depan kita sebagai pemilik bangsa dan daerah ini memang dituntut untuk mampu melahirkan pemimpin yang memang memperhatikan rakyat sebagai bagian inheren dari pemerintah dengan menjadikan seorang pemimpin yang dipilih rakyat secara demokratis dan pemerintah sebagai pelayan dan mengurus segala macam hak hidup kita sebagai penguasa di negeri ini.

Bukan pemimpin yang dengan kekuasaannya yang diamanahkan rakyat justru minta kita layani dan dengan kekuasaannya mengekploitasi bangsa atau daerah ini untuk kepentingan pribadinya, keluarganya dan kroninya.

Dan itulah tugas dan tanggungjawab kita sebagai rakyat untuk bersama-sama dalam kurun waktu mendatang ini. Saatnya kita sebagai rakyat melahirkan pemimpin yang betul-betul melayani dan mengurus kita sebagai rakyat. Bukan melahirkan pemimpin aji mumpung. Dan saatnya kita sebagai rakyat cerdas dalam memilih Pemimpin.

Toboali, 23 Juli 2020

banner 300x250

Pos terkait

banner 300×250