Semangat Petani Beltim Dukung Ketersediaan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

banner 468x60

“Melalui mekanisasi akan lebih efisien baik aspek waktu, tenaga dan biaya usaha tani. Dominasi VUB Balitbangtan terlihat di lokasi persawahan Danau Nujau dari penggunaan varietas Inpari 32, Inpari 42 dan Situbagendit,” ungkap Suharyanto.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur, Tri Jaka mengungkapkan bahwa dari total luas lahan sawah di Beltim 2648 ha sebagian besar sudah memulai olah tanah. Saat ini produktivitas di tingkat petani rata-rata berkisar 5.8 t GKP/Ha, dimana harga jual rata-rata Rp.4700-5000/kg GKP.

Lebih lanjut Tri Jaka mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan optimasi lahan didukung penggunaan VUB Balitbangtan, ia optimis panen bulan September dapat diraih. Untuk percepatan tanam juga telah digerakkan brigade alsintan yang dapat mempercepat proses produksi tanam sampai panen.

Tri Jaka, mewakili Pemerintah Daerah Belitung Timur juga mengapresiasi dukungan alsintan yang diberikan Kementerian Pertanian berupa 3 excavator yang sangat bermanfaat dalam rangka tata kelola lahan dan irigasi, utamanya pada lahan cetak sawah baru.

“Secara kelembagaan Gapoktan Mufakat dan beberapa kelompok tani di Belitung Timur diinisiasi untuk didorong terus melakukan pertanian koorporasi antar lain dengan PT Tanaya dan PT Industri Padi Indonesia (IPI) masing-masing seluas 50 dan 10 hektar, dengan harapan pendampingan lebih intensif sehingga produksi dan harga jual dan pendapatan petani juga meningkat,” pungkas Trijaka.

banner 300x250
banner 300×250