Setelah Hanum kini Metaliana Ditahan Kejari Babar

  • Whatsapp

Kasus dugaan korupsi di PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bangka Belitung Cabang Muntok terus bergulir. Kini Metaliana yang dulunya bertugas sebagai Kabag Operasional di BPRS resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Barat, Selasa (25/8/20).

Metaliana dalam kasus ini menjadi tersangka kedua yang ditahan setelah mantan Kepala Cabang BPRS Muntok, Kurniati Hanum, terlebih dahulu dilakukan penahanan.

Bacaan Lainnya

“Penahan terhadap tersangka kedua dari kasus BPRS di Muntok, tersangka yang kedua ini adalah Kabag Operasional yang mana seluruh pengajuan kredit fiktif itu lewat dari tersangka nomor dua ini,” ungkap Kajari Babar, Helena Octavianne, kepada awak media, Selasa (25/8/20) malam.

Menurut Helena, peran dari Metaliana ini sangat besar untuk memuluskan tindakan korupsi yang dilakukan oleh mantan kepala Cabang BPRS Muntok, Hanum. Namun tersangka kedua ini sudah mengakui kesalahannya.

“Tanpa adanya peranan dari tersangka nomor dua (Metaliana), tidak akan cair itu yang namanya kredit fiktif tersebut. Dia sudah mengakui bahwa dia salah, tapi dia bilang ini adalah sistemnya dan kemudian tersangka satu (Hanum) yang menyuruh,” jelas Kajari.

Selanjutnya ditambahkan Kepala Seksi Pidana Khusus, Agung Dhedi Dwi Handes, yang mendampingi Kajari menyampaikan peran serta Metaliana pada kasus korupsi tersebut.

“Mungkin saya menambahkan dari ibu peran aktif dari pelaku itu, selaku kabag operasional dia yang memalsukan tanda tangan atas nama nasabah juga adanya dua rekening penampungan,” ungkapnya.

Dua rekening penampungan tersebut guna untuk menampung setoran nelayan atas nama salah satu PNS Pemkab Babar. Namun dari keterangan PNS yang bersangkutan dia tidak pernah membuat rekening penampungan.

“Setoran nelayan, nah uang yang di setor di rekening tadi ternyata diambil, dikeluarkan dan bukti-bukti slip penarikan tersebut yang bertanda tangankan tersangka kedua tadi,” jelas Agung.

“Selain itu peran aktif yang selanjutnya, adanya pembiayaan-pembiayaan fiktif yang dicairkan langsung di RTGS untuk pembelian barang-barang milik tersangka satu, diantaranya misal membeli mobil fortuner, tanah, rumah,” tambahnya.

Saat ini, Metaliana dititipkan di Polsek Muntok untuk 20 hari ke depan dan pihak kejaksaan masih fokus untuk penuntutan ke pengadilan.

Pos terkait

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *