“Alhamdulillah apa yang sudah kita lakukan hingga sampai saat ini semua berjalan lacar,” ungkapnya.
Terkait hal ini, kata Susanto, mereka (penghuni lokalisasi) hanya mengusulkan bagaimana tindaklanjut keberadaan mereka selanjutnya baik itu pemulangannya maupun biaya lainnya.
“Ini memang sudah dijawab oleh Asisten 1 Pemerintahan Pemkot Pangkalpinang bahwa untuk saat ini Pemkot memang belum mempunyai anggaran untuk itu,” sebutnya.
Namun demikian sebut Susanto, penutupan di tiga lokalisasi tersebut tetap akan dilakukan oleh Pemkot Pangkalpinang.
“Rencananya sebelum puasa eksekusi penutupan akan dilakukan. Kita akan undang semua OKP maupun pihak terkait dalam penutupan nanti,” tutupnya.




