Lebih lanjut Laksmi juga menuturkan bahwa, saat pandemic Covid-19 seperti ini pemanfaatan pekarangan merupakan pilihan yang tepat, selain produk pangan bisa dihasilkan sendiri dan tentunya lebih hieginis dan dapat memperoleh keuntungan tambahan.
Laksmi juga menekankan pentingnya asupan gizi yang berimbang termasuk vitamin dari sayuran dan buah local untuk meningkatkan imunitas tubuh, dan hal tersebut dapat kita peroleh dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang ada disekitar kita, imbuhnya.
Kepala BPTP Babel yang sempat hadir di acara tersebut juga menekankan pentingnya dan manfaat yang dapat diperoleh dengan pekarangan yang termanfaatkan secara optimal baik untuk tanaman sayuran, buah atau tanaman farmaka lainnya.

Dikatakannya, salah satu dukungan yang diberikan BPTP Babel adalah bibit jeruk lemon “Montaji”. Montaji Agrihorti merupakan varietas jeruk yang baru dilepas oleh Balitjestro Malang, Badan Litbang Pertanian tahun di tahun 2018.
“Montaji kepanjangan dari jeruk Lemon Tanpa Biji. Lemon ini dapat tumbuh dengan baik pada berbagai media tanam baik pot sebagai tabulampot atau di lahan. Jeruk Montaji, yang ditanam dalam pot juga rajin berbuah sepanjang tahun dengan produksi kisaran 8-13 kg/pohon/pot,” tutur Suharyanto.
Lebih lanjut Suharyanto mengungkapkan bahwa, Montaji memiliki keunggulan antara lain kulitnya tipis, tanpa biji atau seedless dan kandungan jus nya tinggi.
“Jeruk lemon memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi dan bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh, terlebih saat seperti ini dimana pandemic Covid 19 masih mewabah,” tutup Suharyanto.





