Bangka Selatan, beritabangka.com – Komitmen mencetak generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi terus dilakukan oleh Camp Guangxi Sanda Wu Toboali. Melalui program pembinaan olahraga dan kebugaran, camp yang dipimpin oleh pelatih sekaligus pembina atlet, Guntar Sibarani, membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung dan mengembangkan potensi diri di bidang olahraga.
Berlokasi di kawasan Ampera Dalam, Toboali, Camp Guangxi Sanda Wu tidak hanya fokus pada pembinaan bela diri Wushu Sanda, tetapi juga berbagai cabang olahraga lainnya seperti tinju, kickboxing, muaythai, sambo, atletik, renang, hingga program kebugaran dan penurunan berat badan.
Guntar Sibarani mengatakan bahwa olahraga merupakan sarana efektif untuk membentuk karakter, meningkatkan kesehatan, serta menjauhkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
“Melalui olahraga, kita tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun mental, disiplin, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah. Prestasi tidak datang secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten dan kerja keras,” ujar Guntar.(29/5/26)
Ia menambahkan, Camp Guangxi Sanda Wu selama ini telah melahirkan sejumlah atlet yang berhasil meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Pengalaman kepelatihan yang diperolehnya, termasuk saat menimba ilmu di Guangxi, Tiongkok, menjadi bekal untuk mencetak atlet-atlet berkualitas dari Bangka Selatan.
Menurut Guntar, pembinaan olahraga juga merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang kompetitif di masa depan.
“Kami ingin memberikan ruang positif bagi anak-anak dan pemuda Bangka Selatan. Siapa pun bisa berprestasi jika memiliki kemauan belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh. Yang terpenting adalah percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Selain pembinaan atlet prestasi, Camp Guangxi Sanda Wu juga menyediakan program latihan khusus bagi peserta yang ingin mempersiapkan diri menghadapi tes kesamaptaan TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan.
Melalui semangat “Bugar Berprestasi”, Camp Guangxi Sanda Wu berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Bangka Selatan di berbagai ajang olahraga.
“Pintu kami terbuka bagi siapa saja yang ingin berubah menjadi lebih baik. Mari bersama-sama membangun generasi yang kuat, sehat, dan berprestasi untuk daerah, bangsa, dan negara,” tutup Guntar Sibarani.
Guntar Sibarani mengungkapkan bahwa keberhasilan pembinaan yang dilakukan selama ini telah dibuktikan dengan sejumlah capaian nyata dari para peserta didiknya.
“Puji sukur, beberapa anak didik kami sudah berhasil lulus menjadi anggota TNI, Polri, bahkan ada yang berhasil menembus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ini menjadi bukti bahwa latihan fisik yang disiplin, pembinaan mental, serta semangat pantang menyerah mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Guntar.
Ia menegaskan bahwa Camp Guangxi Sanda Wu tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga membantu generasi muda mempersiapkan diri menghadapi berbagai seleksi kedinasan.
“Kami ingin anak-anak Bangka Selatan memiliki wadah pembinaan yang positif. Tidak semua harus menjadi atlet profesional, tetapi setidaknya mereka memiliki fisik yang prima, mental yang kuat, dan karakter yang siap bersaing. Ketika ada yang berhasil lulus TNI, Polri, maupun IPDN, itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan motivasi bagi adik-adik yang sedang berjuang,” tambahnya.
Menurut Guntar, keberhasilan para alumni tersebut membuktikan bahwa konsistensi latihan, kedisiplinan, serta pola hidup sehat merupakan modal penting dalam meraih cita-cita.
“Kami selalu menanamkan bahwa prestasi bukan soal bakat semata, tetapi tentang kemauan untuk terus belajar, berlatih, dan tidak menyerah ketika menghadapi tantangan. Dengan semangat itu, saya yakin generasi muda Bangka Selatan mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya. (Johan)








