Festival Junjung Besaoh 2026 Siapkan Lomba Bahasa Habang hingga Bazaar UMKM

banner 468x60

TOBOALI, BERITABANGKA.COM – Festival Junjung Besaoh 2026 akan digelar selama lima hari, 21–25 Oktober 2026, di Himpang 5 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Toboali dengan mengangkat tema pelestarian budaya lokal. Festival mengusung tagline “Ngerajut Sejarah, Ngerawat Tradisi, Ngejago Budaya.”

Sejumlah kegiatan seni, budaya, kuliner, permainan tradisional dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dijadwalkan menjadi bagian dari festival tersebut.

Rangkaian kegiatan di antaranya Festival Kuliner Warisan Budaya Tak Benda Bangka Selatan, pagelaran budaya serta permainan tradisional.

Festival juga akan menghadirkan sejumlah perlombaan menggunakan Bahasa Habang, meliputi Lomba Dongeng Bahasa Habang, Lomba Puisi Bahasa Habang, Lomba Pidato Bahasa Habang dan Lomba Pantun Bahasa Habang.

Selain perlombaan bahasa, panitia juga menyiapkan Lomba Fashion Show Tempoe Doeloe dan Pakaian Adat Melayu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian festival yang mengangkat unsur budaya dan tradisi masyarakat Bangka Selatan.

Dari sisi ekonomi masyarakat, Festival Junjung Besaoh 2026 juga menyediakan Bazaar UMKM. Pelaku usaha lokal akan mendapatkan ruang untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka kepada masyarakat dan pengunjung.

Festival Junjung Besaoh juga mengangkat unsur bahasa, seni, kuliner, permainan tradisional dan pakaian adat sebagai bagian dari pengenalan budaya lokal kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara mendorong masyarakat untuk mengenal sejarah Kota Toboali sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya daerah.

Festival Junjung Besaoh 2026 akan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 di Himpang 5 Toboali. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat dan pengunjung yang ingin mengikuti berbagai rangkaian festival budaya tersebut.(*)

Pos terkait

banner 468x60