YOGYAKARTA, BERITABANGKA.COM – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa penghuni Asrama Ikatan Siswa Bangka (ISBA) Yogyakarta beberapa bulan lalu kini memasuki babak penting guna mengungkap motif dari oknum Kasat Pol PP Bangka. Pihak kepolisian resmi meningkatkan status perkara ini dari penyelidikan menjadi penyidikan.
Kasus ini menjadi sorotan publik lantaran terduga pelaku merupakan seorang pejabat publik, yakni Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Keluarga Korban: Ungkap Motif Tersembunyi
Dede Adam, orang tua dari korban Daifu Alatas Abdullah, menyampaikan apresiasi sekaligus harapannya terhadap kinerja jajaran Polresta Yogyakarta.
Menurutnya, kenaikan status kasus ini menjadi penyidikan adalah langkah maju menuju keadilan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Polresta Yogyakarta yang sudah meningkatkan tahapan menjadi penyidikan. Semoga segera ditentukan siapa saja yang menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan ini,” ujar Dede Adam saat memberikan keterangan pada Sabtu (28/2/2026).
Lebih lanjut, Dede mengungkapkan adanya kecurigaan bahwa peristiwa yang menimpa anaknya bukanlah kekerasan spontan. Ia menduga ada motif tertentu di balik aksi tersebut.
“Kami menduga dan terindikasi bahwa proses kejadian ini adalah kejahatan yang direncanakan. Kami meminta pihak kepolisian membongkar motif lain di balik ini,” tegasnya.
Polresta Yogyakarta Diminta Segera Tetapkan Tersangka
Keluarga korban menaruh kepercayaan penuh kepada para penyidik agar bekerja secara profesional dan transparan. Dede Adam menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal jalannya proses hukum hingga tuntas.
“Sekali lagi kami menaruh harapan besar kepada Polresta, khususnya para penyidik. Kami akan terus mengawal proses yang berkeadilan ini,” pungkasnya.
Mengapa Kasus Ini Penting?
Melibatkan Pejabat Publik: Terduga pelaku yang menjabat sebagai Plt Kasatpol PP Bangka menjadi perhatian karena aspek integritas pejabat daerah.
Dugaan Kejahatan Terencana: Jika terbukti ada perencanaan, pasal yang disangkakan bisa menjadi lebih berat.
Keamanan Mahasiswa Rantau: Kasus ini menyangkut keamanan mahasiswa asal Bangka Belitung yang tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Hingga berita ini di-publish, pihak Polresta Yogyakarta masih terus melakukan pendalaman untuk mengumpulkan bukti-bukti kuat sebelum mengumumkan nama tersangka secara resmi ke publik. (Er)









