PANGKALPINANG, BERITABANGKA.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kerja Sama Antardaerah (KAD) untuk mendukung pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan.
Penandatanganan berlangsung di Bank Sumsel Babel Cabang Pangkalpinang, Jumat (28/8/2026), dan dihadiri Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP, serta Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T., M.Pd.
Turut hadir Pimpinan Bank Sumsel Babel M. Said Nasrullah, Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda, S.T., M.M., beserta staf ahli dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan. Jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga mengikuti kegiatan tersebut.
Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat koordinasi kedua daerah dalam pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas pangan utama atau volatile foods, sekaligus menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid mengatakan, kerja sama antardaerah menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Bangka Selatan dan Bangka Tengah untuk saling mendukung, khususnya dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan. Kita ingin memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, pasokan tetap terjaga, dan harga pangan tetap terjangkau,” ujar Riza.
Menurutnya, sinergi antardaerah diperlukan agar potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing wilayah dapat dimanfaatkan secara saling melengkapi.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Potensi yang dimiliki Bangka Selatan dan Bangka Tengah harus kita sinergikan agar memberikan manfaat yang lebih besar. Prinsipnya adalah bagaimana pemerintah hadir dan bekerja bersama untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Riza menegaskan, implementasi kerja sama perlu ditindaklanjuti melalui langkah konkret agar kesepakatan yang telah ditandatangani memberikan dampak bagi masyarakat.
“Yang paling penting setelah penandatanganan ini adalah tindak lanjutnya. Saya berharap kerja sama ini benar-benar berjalan dan menghasilkan manfaat nyata, terutama dalam pengendalian inflasi, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kerja sama tersebut melibatkan perangkat daerah dari kedua kabupaten, termasuk unsur perencanaan pembangunan, perdagangan, pertanian dan ketahanan pangan, perikanan, pariwisata, serta perangkat daerah terkait lainnya.
Melalui kerja sama antardaerah ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menjaga kelancaran pasokan pangan, mengantisipasi gejolak harga, serta mendukung ketersediaan bahan pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau bagi masyarakat.








