Dijelaskan Chimot bahwa kawasan Simpang Lima dimana-mana pun dijadikan icon daerah seperti Simpang Lima Semarang dan Simpang Tujuh DKT Pangkalpinang serta daerah lainnya.
“Apapun yang dilakukan pemerintah masyarakat selalu percaya tetapi ada unsur-unsur yang mesti dilibatkan seperti seniman-seniman lukis untuk mempercantik wajah kota Toboali inilah.
Kita tidak dapat untung apa-apa. Tapi minimal ini bisa mengingatkan pemerintah daerah jangan sampai setiap kali ada penilaian adipura barulah kita bergerak, bersih-bersih ini itu segala macam,” pungkas Chimot.








