Lebih lanjut dikatakannya, permintaan narkoba di Indonesia sangat besar. Begitu juga dengan jaringan pengedarnya. Hal tersebut menjadikan persoalan narkoba di Indonesia menjadi sulit untuk ditaklukan.
“Terus di sini (Indonesia) ada upaya-upaya meregenerisasi pangsa pasar yang dilakukan oleh jaringan. Jaringan ingin selalu eksis,” ungkapnya.
Diakuinya bahwa, para jaringan narkoba memanfaatkan 10 persen dari hasil kekuatan penjualan narkoba itu untuk membiayai regenerasi pangsa pasar. Menurutnya, hal tersebut menjadikan para pengguna narkoba di Indonesia tidak terputus.
“Mereka itu harus ada regenerasi pangsa pasar, maka dia memanfaatkan 10 persen dari hasil penjualan narkotika untuk membiayai regenerasi pangsa pasar. Itu yang harus kita pahami,” terangnya.




