Ikhtiar Hadapi Kemarau, Pemkab Basel Gelar Shalat Istisqa

banner 468x60

TOBOALI, BERITABANGKA.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Shalat Istisqa berjamaah sebagai bentuk ikhtiar dan kepasrahan kepada Allah SWT di tengah kondisi musim kemarau yang cukup panjang.

Shalat Istisqa dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Bangka Selatan, Jumat (4/9/2026) pagi, dan diikuti jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, aparat penegak hukum (APH), tokoh agama, tokoh masyarakat, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan serta sejumlah elemen masyarakat.

Usai pelaksanaan Shalat Istisqa, Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid, S.T., M.Tr.IP mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk ikhtiar manusia sekaligus kepasrahan kepada Allah SWT agar Bangka Selatan segera mendapatkan hujan yang membawa keberkahan.

“Yang melatarbelakangi kegiatan ini kita tahu sendiri, kondisi di seluruh Indonesia, begitu juga di Bangka Selatan. Namun dalam kepasrahan kita selaku umat, kita memohon kepada Allah agar Bangka Selatan ini segera diturunkan hujan yang berkah,” ujar Riza.

Menurutnya, kondisi alam yang sulit diprediksi menjadi pengingat bagi manusia untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia pun mengajak masyarakat memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas segala kekhilafan.

“Marilah kita berpasrah terkait alam ini kepada Allah SWT dengan banyak istighfar dan meminta banyak ampunan kepada Allah SWT,” imbuhnya.

Pemerintah Terus Lakukan Ikhtiar

Bupati Riza menegaskan, pemerintah daerah bersama berbagai pihak telah melakukan sejumlah langkah untuk menghadapi dampak musim kemarau.

Perangkat daerah terkait, kata dia, terus bergerak dengan memberikan perhatian terhadap ketersediaan sumber-sumber air. Upaya penyediaan sumber air juga dilakukan bersama unsur Forkopimda dan APH, di antaranya melalui pembangunan sejumlah sumur bor.

“Upaya dari pemerintah sudah dilakukan. Beberapa dinas terkait sudah bergerak, kemudian sumber air juga terus kita perhatikan. Dari Forkopimda dan APH ada beberapa sumur bor yang telah mereka lakukan,” jelasnya.

Meski demikian, Riza mengakui berbagai ikhtiar yang dilakukan belum sepenuhnya memberikan hasil maksimal. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus berusaha sembari menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.

“Ikhtiar kita sebagai manusia biasa itu sudah kita lakukan, nah untuk hasil belum maksimal. Maka untuk hasil, mari kita berpasrah dan memohon doa kepada Allah SWT,” ungkapnya.

Ajak Masyarakat Hemat Air

Bupati Riza juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam pelaksanaan Shalat Istisqa. Menurutnya, doa yang dipanjatkan secara bersama-sama menjadi bagian dari ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi alam saat ini.

“Kita selaku manusia biasa, tempat kita berserah diri terakhir kepada Yang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta, Allah SWT. Makanya kita minta kepada rekan-rekan, dari masyarakat biasa sampai para pejabat untuk turut serta dalam salat ini, sehingga insyaallah doa-doa kita pagi ini akan diijabah oleh Allah SWT,” ujarnya.

Di tengah kondisi kemarau, Bupati Riza mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak dan secukupnya. Ia juga meminta masyarakat menjaga kebersamaan serta tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Pesan kepada masyarakat, mari kita saling mendoakan, gunakan air secukupnya. Kalau nanti ada keluhan seperti apa, nanti kita coba bersolusi bersama-sama, karena situasi alam ini memang sangat susah ditebak,” pesannya.

Momentum Introspeksi Diri

Lebih lanjut, Riza memaknai pelaksanaan Shalat Istisqa sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri. Menurutnya, kondisi kemarau yang terjadi hendaknya menjadi pengingat bagi manusia untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Mungkin Salat Istisqa ini sudah pernah kita lakukan lima tahun yang lalu, dan ini baru kita lakukan lagi. Artinya Allah sedang menguji kita selaku hamba-Nya agar ingat bahwa kita ini manusia biasa, penuh khilaf dan kita harus kembali mengingat Allah sehingga dosa-dosa kita diampuni Allah,” ungkapnya.

Bupati Riza berharap seluruh ikhtiar yang telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat, baik secara lahir maupun batin, dapat membuahkan hasil.

Ia pun mengajak masyarakat Bangka Selatan untuk terus berdoa dan berikhtiar agar hujan segera turun serta memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh wilayah.

“Marilah kita terus berdoa dan berikhtiar. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah untuk Bangka Selatan,” pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60